BRMP Sulut Monitoring PITER di Bolaang Mongondow
Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan kegiatan monitoring pada tiga titik lokus pemeliharaan jaringan irigasi tersier di Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Kegiatan pengawasan ini dilaksanakan pada hari Kamis (11/6/2026) untuk memastikan seluruh rangkaian program berjalan sesuai dengan rencana dan ketentuan yang berlaku. Pemeriksaan langsung ke lapangan bertujuan agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh para petani serta mendukung peningkatan produktivitas pertanian daerah.
Kegiatan monitoring dipimpin secara langsung oleh Direktur Wilayah (Dirwil) BRMP Sulut, Steivie Karouw, sebagai penanggung jawab utama pelaksanaan program. Dirwil didampingi oleh Penyuluh Utama Rita Novarianto, Ketua Kelompok Substansi (Kapoksi) Program Faisal Appa, serta Ketua Kelompok Substansi Penyuluhan Provinsi Sulut Constantine Simbala. Seluruh anggota tim teknis turut serta dalam peninjauan untuk melakukan pengamatan dan pencatatan kondisi di setiap lokasi yang telah ditetapkan.
Tim peninjau mengamati secara teliti kondisi fisik jaringan irigasi yang sedang dikerjakan maupun yang telah selesai dipelihara di lapangan. Selain memeriksa tingkat kemajuan pekerjaan, tim juga menilai kualitas pelaksanaan kegiatan agar sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan pemerintah. Hasil pengamatan ini menjadi bahan evaluasi penting untuk memastikan pembangunan dan perawatan saluran air berjalan dengan baik dan benar.
Selama kunjungan berlangsung, tim berdiskusi secara langsung dengan perwakilan kelompok tani dan pihak terkait yang mengelola jaringan irigasi tersebut. Mereka mengumpulkan informasi lengkap mengenai kondisi saluran air serta berbagai kendala teknis maupun nonteknis yang dihadapi selama proses pelaksanaan kegiatan. Komunikasi dua arah ini memberikan gambaran nyata mengenai kebutuhan dan tantangan yang ada di tingkat lapangan.
Tim BRMP Sulut menegaskan bahwa program Pemeliharaan Irigasi Jaringan Tersier menjadi salah satu upaya strategis pemerintah dalam mengoptimalkan pengelolaan sumber daya air pertanian. Pemeliharaan yang dilakukan secara rutin dan terencana akan menjamin kelancaran aliran air menuju areal persawahan dan lahan budidaya lainnya. Sistem irigasi yang berfungsi dengan baik menjadi syarat utama untuk menjamin ketersediaan air yang cukup terutama saat memasuki musim tanam.
Pemerintah berharap agar pengelolaan jaringan irigasi tersier dapat berjalan lebih efisien sehingga distribusi air merata ke seluruh lahan pertanian yang membutuhkan. Kondisi ini diharapkan mampu menekan risiko gagal panen sekaligus mendorong peningkatan hasil produksi pertanian secara signifikan dari tahun ke tahun. Keberhasilan pengelolaan air irigasi akan memberikan dampak langsung terhadap pendapatan dan kesejahteraan petani setempat.
Hasil monitoring menunjukkan bahwa kegiatan pemeliharaan di ketiga titik lokasi di Kecamatan Lolak berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi sistem pengairan di wilayah tersebut. BRMP Sulut berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan pengawasan secara berkala guna menjaga keberlanjutan fungsi jaringan irigasi. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan serta mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan di Sulut.